News
BINUS Gagas National Universities Network Indonesia (NUNI)

BINUS Gagas National Universities Network Indonesia (NUNI)

26 perguruan tinggi di seluruh Indonesia berkumpul di Kampus Anggrek BINUS UNIVERSITY pada tanggal 3-4 Agustus 2011 untuk menghadiri acara National Universities Network Indonesia (NUNI). Tujuan utama dari acara ini adalah membahas strategi kolaborasi antar universitas di Indonesia.

BINUS UNIVERSITY, sebagai inisiator acara, merasa bersyukur karena NUNI mendapatkan sambutan positif dari berbagai universitas di Indonesia. Mereka berharap bahwa NUNI tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan akan diikuti dengan tindakan konkret dan berkelanjutan dari para anggotanya.

Rektor BINUS UNIVERSITY, Prof. Dr. Harjanto Prabowo, MM, menyampaikan, “Kami ingin memfokuskan kekuatan nasional yang nantinya akan menuju ke arah global. National Universities Network Indonesia bukan hanya untuk seremoni atau promosi, tetapi dengan NUNI kami ingin membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa BINUS UNIVERSITY dan anggota NUNI lainnya.”

NUNI difokuskan pada mobilisasi dosen, mahasiswa, dan penelitian. Harjanto menjelaskan bahwa melalui tiga aspek ini, banyak ide baru dapat muncul untuk kemajuan bangsa. Dengan adanya kerjasama dalam penelitian atau program bersama, baik oleh dosen maupun mahasiswa, ide-ide inovatif dapat muncul untuk menyelesaikan masalah di berbagai daerah.

Dukungan untuk gagasan ini juga datang dari pihak pemerintah, terutama Dirjen Dikti. “Kita inginnya jangan cuma duduk MoU tapi tidak jalan. Makanya kita sekarang menyusun dulu apa yang mau dikerjakan. Kalau sudah jelas baru MoU,” tandasnya.

NUNI merupakan wadah kolaborasi berbagai universitas di Indonesia dengan tujuan memperkuat mobilitas, kualitas, dan kesinambungan pendidikan tinggi di tanah air. Alasan diadakannya NUNI adalah untuk merespon globalisasi pendidikan tinggi yang tengah terjadi di berbagai universitas di Indonesia.

Melalui NUNI, diharapkan dapat dimanfaatkan sumber daya dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing universitas dalam menciptakan dan menyebarkan pengetahuan. Kolaborasi ini tidak hanya bersifat bilateral, tetapi juga membentuk kerja sama.