News
BINUS Mendukung Program Merdeka Belajar Episode Ke-26

BINUS Mendukung Program Merdeka Belajar Episode Ke-26

Pada tanggal 29 Agustus 2023, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengumumkan kebijakan yang berjudul “Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi”.Program Merdeka BelajarĀ  Keputusan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari BINUS UNIVERSITY, yang diungkapkan oleh Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA., selaku Rektor BINUS UNIVERSITY.

Dr. Nelly menyatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan visi, misi, dan tujuan strategis BINUS UNIVERSITY 2035. Kebijakan ini juga konsisten dengan komitmen BINUS UNIVERSITY dalam menciptakan pengalaman belajar yang fleksibel, serta membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri lainnya. Dalam pernyataannya, Dr. Nelly menekankan pentingnya mempertahankan standar dan kualitas yang tinggi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BINUS UNIVERSITY dan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi.

BINUS UNIVERSITY Mendukung Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi

Lebih lanjut, Dr. Nelly meyakini bahwa kebijakan ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan ekosistem pendidikan di Indonesia secara keseluruhan. Dia juga menyatakan rasa syukurnya karena kebijakan ini akan mempermudah proses administrasi dalam peningkatan akreditasi program studi di perguruan tinggi. Ini dianggapnya sebagai langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia, BINUS UNIVERSITY terus berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat. Melalui pengelolaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat, BINUS UNIVERSITY menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang produktif dan inovatif. Dalam konteks BINUS UNIVERSITY, konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi ditambah dengan pengembangan diri, yang dikenal sebagai Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Program ini memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa dalam mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan bervariasi.

Transformasi Program Merdeka Belajar Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi yang diumumkan oleh Mendikbudristek menyoroti dua poin penting. Pertama, adalah pengaturan Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang lebih memerdekakan. Kedua, adalah penyederhanaan sistem akreditasi pendidikan tinggi, yang bertujuan untuk mengurangi beban administrasi dan finansial perguruan tinggi.

Melalui transformasi ini, diharapkan perguruan tinggi dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan tuntutan industri.

Sebagai kesimpulan, perubahan dalam sistem pendidikan tinggi tidak dapat terjadi tanpa kolaborasi dari berbagai pihak. Dengan semangat ini, diharapkan pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi generasi masa depan.