News
Tertarik Ambil Jurusan Arsitektur? Kenali Dulu Seluk-beluknya

Tertarik Ambil Jurusan Arsitektur? Kenali Dulu Seluk-beluknya

Menjadi seorang arsitek bukanlah perjalanan yang singkat atau mudah. Seringkali, pandangan umum mengenai profesi ini hanya terbatas pada kemampuan menggambar, namun sebenarnya, jurusan Arsitektur melibatkan spektrum ilmu yang jauh lebih luas, termasuk teknik, desain, manajemen, dan matematika. Memasuki dunia arsitektur di perguruan tinggi akan membuka pintu untuk memahami dan menguasai semua aspek yang terkait dengan pembangunan dan ruang.

Arsitektur: Lebih dari Sekadar Bangunan

Arsitektur, pada dasarnya, adalah disiplin ilmu yang mempelajari segala hal terkait dengan pembangunan. Namun, definisi ini semakin berkembang, mencakup tidak hanya bangunan itu sendiri tetapi juga kawasan tempat bangunan tersebut berdiri. Perkembangan ini mencerminkan kompleksitas dan ruang lingkup yang semakin luas dalam program studi Arsitektur.

Program studi Arsitektur modern tidak hanya terbatas pada desain bangunan, melainkan juga merambah ke aspek lain, seperti desain ruang terbuka, rancang bangun, desain fisik kota, dan lanskap. Dengan demikian, menjadi mahasiswa Arsitektur tidak hanya berarti memahami estetika bangunan, tetapi juga memperdalam pemahaman tentang ruang dan lingkungan.

Syarat Masuk Jurusan Arsitektur: Persiapan yang Harus Dilakukan

Jika minat dan passionmu tertuju pada jurusan Arsitektur, ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan sebelum memasuki dunia ini.

  1. Tidak Harus Jago Menggambar: Ilmu Matematika Penting

Meskipun banyak yang mengira bahwa menjadi mahasiswa Arsitektur berarti memiliki bakat menggambar, namun kenyataannya tidak selalu demikian. Kemampuan menggambar bukanlah syarat mutlak, tetapi ilmu Matematika menjadi landasan utama. Hampir seluruh mata kuliah dalam jurusan ini melibatkan aspek Matematika, seperti Kalkulus, Matematika Arsitektur, dan Komputasi Keruangan.

  1. Jiwa Seni Lebih Penting daripada Keterampilan Menggambar

Mahasiswa Arsitektur perlu memiliki jiwa seni dan estetika, bukan sekadar keahlian menggambar. Mereka harus memiliki selera seni dan estetika, karena kedua hal tersebut membentuk inti dari setiap desain arsitektur. Jurusan ini menawarkan mata kuliah seperti Seni Rupa, Teori Arsitektur, dan Estetika Bentuk untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa terkait keindahan dalam desain.

  1. Kreativitas dan Imajinasi: Kunci Utama

Kemampuan menggambar secara manual bukanlah aspek utama yang diutamakan, melainkan kreativitas. Mahasiswa Arsitektur perlu memiliki daya kreasi dan imajinasi tinggi untuk memecahkan masalah dalam proses perancangan. Kreativitas ini memberikan nilai seni pada setiap karya arsitektur, menghidupkannya dan menjadikannya lebih dari sekadar bangunan fungsional.

  1. Menguasai Software Desain 2D dan 3D: Persiapkan Diri untuk Digital

Selain keterampilan menggambar manual, mahasiswa Arsitektur juga disarankan untuk menguasai perangkat lunak desain 2D dan 3D, seperti Google Sketchup dan AutoCAD. Penguasaan dalam penggunaan software desain populer seperti Photoshop dan Corel Draw juga menjadi nilai tambah. Dunia profesional arsitektur cenderung bersifat digital, sehingga pemahaman tentang perangkat lunak desain sangat diperlukan.

  1. Kuat Mental, Tekun, dan Sabar: Tantangan di Tahun Pertama

Jurusan Arsitektur dikenal sebagai salah satu yang paling menantang di dunia perkuliahan. Gabungan antara seni dan teknik membuat mahasiswa akan menghadapi berbagai materi yang memerlukan daya tangkap tinggi. Tahun-tahun awal perkuliahan mungkin terasa melelahkan secara mental, tetapi dengan ketekunan dan kesabaran, semuanya bisa diatasi.

Kesimpulan: Membuka Pintu Dunia Arsitektur

Dengan memahami persyaratan dan persiapan yang diperlukan, menjadi mahasiswa Arsitektur bukan lagi sekadar mimpi. Jurusan ini tidak hanya menawarkan pelajaran tentang desain bangunan, tetapi juga membuka cakrawala baru terkait ruang dan lingkungan. Melalui perjalanan panjang ini, kamu akan menemukan bahwa menjadi seorang arsitek adalah sebuah tantangan yang membutuhkan kombinasi unik dari pengetahuan teknis, kreativitas, dan ketahanan mental.